skip to main |
skip to sidebar

Ketika danau itu mengering, ku ucapkan sumpah pada langit yang mati
Ku teriakan barisan bait kelemahan
Keraguan
Kuasa yang merajam nuraniku
Ketika danau itu mengering,...binasalah cinta
Murkalah nafsu ragawi
Melutup amarah manusiaku
Ketika danau itu mengering, ku tak lagi berfikir tentang hujan
berangan membelai embun
dan berlari menuju rimbunnya keteduhan
Ketika danau itu mengering...ku hanya inginkan Meara
dalam nada yang lembut
dengan desir yang menyisir pelan
Bersama suara sang malaikat
Suara malaikat kecilku....
Ngga' bahaya kok...kata mereka.....Ngga' disiarin di media, ga heboh kayak berita perceraian artis -artis....jadi tenang saja...rileks...Kalau nanti, besok atau lusa datang..jatuh yang lebih besar..siap-siap saja..Kita hilang tak bersisa...Wusssssssh...jadi seberkas debu.....
(ingat...ledakan yang terdengar sampai 30 kilometer itu besar lho...aku kok ngga' paham hal semacam itu ga' bahaya...Hufff..Aku hidup di negara apa se?! )
Mengapa tak ada yg Percaya...Negara ini bagai Pesimpangan ramai tanpa traffic light yang Menyala..