Bila jadi engkau, sudah ku tanamkan benihku padanya...
Karena dialah yang meneruskan dunia...
memberi isyarat dan serat pada cinta,
membuatnya menjadi satu, dua , tiga dan seterusnya
Memberi sesuatu tentang rindu,
beban yang nyaman
Kehangatan yang tak membosankan
Kepastian yang seperti permainan
antara Takdir dan keinginan
Bila aku menjadi engkau...
Kan ku rengkuhi dia,
bagai malaikat Timur yang tak kunjung padam
Merona dan Meraja
Bila aku jadi engkau..hinggap ku tak beranjak
Peraduanku tetaplah sudah
Anda aku menjadi engkau
Laksana rumput-rumput liar
Resap mengecap pekat
Jadilah...maka terjadilah.....
Sabtu, 13 Juni 2009
PUMA = macan ireng

Tak kan selamanya tanganku mendekapmu
Tak kan selamanya raga ini menjagamu
Jiwa yang lama segera pergi....Bersiaplah para pengganti
"Tak ada yang abadi...
tak ada yang abadi..."
(peterpan)
MACAN IRENG

Black Panthera down...Black Panthera Down... Resque...Black Panthera Down....Mayday Mayday !!! SA 330 ....Mayday Mayday .............
Kamis, 11 Juni 2009
GENERASI MARAH

Kita pernah melihat kekejaman sejarah membuat banyak nyawa melayang, bahkan bagi mereka yang tidak tahu apa-apa hal itu tetaplah sebuah rekaman peristiwa yang tak akan lekang membayang...
Memberi gambaran di kepala, angan-angan membekas, terombang-ambing tak jelas....menghabisi nurani yang telah pilu menangis, meronta
JAS MERAH...jangan lupakan SEJARAH, begitulah kiranya diucapkan oleh pendiri bangsa ini, Proklamator yang kukuh, tegas dan optimistik pada tujuan dan cita-cita Bangsa...
Bangsa yang MERDEKA ....
Tapi kini kita hanya bisa marah atas keadaan...
Keadaan yang semakin membingungkan...
Sesama anak negeri bertikai
tak peduli itu membuat petaka, karena perut kosong perlu diisi,dan senyuman orang terkasih asing merindu di ruang-ruang yang begitu sempit berlalu...
Kita adalah GENERASI MARAH
Marah akan masa lalu
Marah pada Keadaan kita kini dan meradang menatap buram masa depan
Kita ini generasi yang MARAH...merah oleh darah dan tak pernah suci bagai Tulang
Kaku..Saklek pada pendirian, tapi tak pernah tau kemana melangkah
Kita Generasi Marah, yang pilu menangisi harga diri kita diinjak injak,
diserobot rubah-rubah licik
Dan Anjing laut sialan itu (lagi..dan lagi!)
tapi daya kita hanya bisa menghujat langit, sebab senapan-senapan kosong di pundak kita ternyata sudah menjadi sampah, bobrok, lapuk oleh jaman
Kita bangsa yang marah, penyakit mendarah daging buahkan pertolongan palsu yang mendera, merajuk, membungkus kita dalam sel-sel yang laknat
Anak negeri ini...menjadi terlalu lemah
Menjadi domba-domba lugu
Siap disembelih,
Disayat-sayat kulitnya
Dijadikan perhiasan pemugar dinding yang dulu pernah tercakar, terganyang tajam gigi-gigi Sang macan
Tapi kita belum mati
KITA HARUS TETAP MARAH...
Karena biarpun nasi menjadi bubur,
Luka memborok, bernanah
benih-benih jiwa masih menggelora,
bernafas dengan penuh nyata...
Memberi sebuah arti
Menjadi makna..
KITA MASIH BISA
Minggu, 07 Juni 2009
ANTARA MONOHARA shenosuke & AMBALAT


Ternyata aku & kamu adalah dia...tapi bukan mereka
Bahwa kita adalah negara berdaulat adalah ya...
tapi suara kita semakin parau...tak lantang lagi mengaum
Daulat bisa berarti menjadi wakil..
Bisa juga menjadi kuasa...
Bisa lagi hanya sebatas semboyan bertahta di batu pualam nan hitam...
Berdaulat oleh ulat-ulat...
Berserikat menjilat
Dulu memang ada "daulat paduka" tapi sekarang berdaulat ya karena rakyat...
Rakyat yang memilih, rakyat pula yang menentukan...
Tapi adakah sejumlah kesimpangan...
Rakyat hanyalah mereka yang menjadi sumber berita
Mereka yang molek dan patut diperhatikan....
Mereka yang indah dan layaknya dewi-dewi khayangan...
tapi bagaimana dengan jelata...

Nelayan-nelayan di ujung tiang sampang...
Pramugari rumahan yang kerap dijadikan tataan setrika
Anjing dan Babi-babi kumal itu...
Ah layaknya terlalu amis,nista dan busuk lah mereka
tak sedap...
dipandang mata dan ribut di daun telinga
Jadi apa artinya berdaulat...
Menjadi HAMBA bagi tuan paduka lagi...
Ah...rasanya aku tak mau....
Jadi ku pergi saja...
Menulis pada kerinduan semu
Ya sudahlah........
Jumat, 05 Juni 2009
CHENEY SAYS

Kalo CHENEY tahu Amerika tetep dibenci walau GITMO ditutup, berarti dia dan mantan Bosnya dulu juga tahu alasan mengapa negara mereka menjadi sasaran kebencian orang-orang ekstrem yahudi,islam dan nasrani...hufffff....
Langganan:
Postingan (Atom)

