skip to main |
skip to sidebar
Ini bukan maslah gender...ini semata-mata masalah kekerasan. Jangan berkata hanya bila perempuan teraniaya ditindak,tapi laki-laki juga...entahlah.
Ini sepertinya efek Pemanasan global !!!
Meledak 2 kali.....dan mungkin 3Ulah orang-orang iseng yang ngga' tahu malu....Tapi coba lihat korbannya? Menurut teori konspirasi bisa saja bukan "collateral damage" namanya, tapi justru mereka secara individu telah diincar...peletakan bom di dalam rentang daerah yang berdekataan dan mengingatkan kita akan kejadian "BOM-BOM CAR" ...6 tahun yang lalu jelas mengindikasikan adanya teknik kamuflase target. Penetapan kawasan itu, perencanaan yang rapi ..Tapi jelas beda.sangat jelas beda...Apakah pelakunya dari Komunitas yang sama?Tunggu dulu...Isu ini akan diarahkan kemana.Pendekatan yang keliru akan membuyarkan kasus ini menjadi polemik yang berkepanjangan dan kehilangan fokus.Tolong bayangkan ini?Keamanan 2 hotel elite,kebobolan dengan (sangat) ceroboh di waktu yang hampir sama...Di hotel berbintang, dapat dipastikan setiap hari ada petugas "cleaning service"...pengecekan oleh petugas keamanan dilakukan (seharusnya) secara rutin dan disiplin...maka bom kemungkinan diletakan pada 2 kemungkinan waktu. Pertama, saat makan malam usai sekitar pukul 11 malam dan kedua saat 5 pagi sebelum petugas pembersih lantai melakukan tugasmya.Mengingat efek kerusakan yang ditimbulkan dan menyebarnya asap putih tanpa "api" kemungkinan besar Bom adalah model TNT sederhana.Tipe bom waktu atau dengan kendali jarak jauh (handphone may be..)Polisi dan bantuan medic lain terlambat lebih dari 30 menitWaktu Pagi hari = waktu sarapan-breakfastSo....Siapapun yang melakukannya mungkin tahu rutinitas HotelSiapapun target dan pelakunyanya adalah pelaku rutinitas hotel itu sendiriWalau korban banyak....BISA dipastikan ada FOKUSNYAPelaku : kalau mengandalkan kamera hotel harusnya bisa, pelaku mungkin pernah makan di restoran dan menginap di sana (mungkinkah?)Yang jelas, kita turut berbelasungkawa atas kejadian ini. Ulah orang-orang "KOTOR" dan pengecut yang bahkan tak layak disebut TERORIS....GOD BLESS US
17 juli 2009 indonesia
MOS = MOSok to tenanan ??!
OSPEK = Orang-orang Suka Pake Energi dan Ke(ups..bisa kena ITE kalo ditulis KEKERASAN) keliruan
Perlu tapi ngga penting
ATAU
Penting tapi ngga perlu....
Yang penting PROSEDUR dan PROSES....
Prosedur yang demokratis, proses yang transparan
Begitulah kiranya...HARAP DI MAKLUMI !!! (maklum senior pasti benar, ya pasal 1 ya pasal 2 )
Jaman HITLER sudah lewat NAZI sudah menjadi Bubur........

Yah...sekolah lagi-lagi milik orang berduit....
Kamu bisa belajar,bisa bersendau gurau dengan teman...tapi ya di tanah lapang,
di emperan toko kelontong dekat got di gang belakang...Ingat,bukan di gasebo-gasebo marmer itu !
Kamu juga bisa beli bakso, tapi bukan dikantin...mahal, ber-AC pula,kursinya sofa...sedotan nya dari plastik tebal, berlapis emas pula,
karena itu harga es teh pun berlipat-lipat...Mahal...apalagi mie ayam dan kentang goreng krispi nan gurihnya, Tak terbeli ....
Kamu bisa kencing, tak berdiri atau duduk seperti gurumu, ...pojok pohon rindang berakar tunggang sepertinya cocok untuk kaos kakimu yang kumal itu,...cukup untuk menghindari mata tajam penjaga sekolah berkumis garang....
Kamu tak bisa belajar bahasa Inggris lewat sepasang jamur besar di telingamu,gaji bapak mu plus juga keringat ibumu yang bau, belum cukup untuk sekedar menyewanya...
Gambar tangan dan lukisan mimpi layak menjadi bahan lamunan di kala jam kosong,saat para guru bosan dan telat mengajar.... jangan berkhayal tentang browsing ini itu... WiFi??!tarifnya setara dengan uang jajan mu "total" satu tahun belakangan ini..
Ku yakin kamu tak terlalu miskin,tapi ku yakin pula duit tak mengalir begitu saja seperti es antartika yang mencair...jangan salahkan peraturan.
Jangan...itu hal Tabu !
Jadilah anak pintar....
Siswa dengan beasiswa...
Menjadi jenius seperti Einstein,lalu otakmu keriput dimakan jaman...dan perutmu kenyang terganjal perihnya pengorbanan....
Hidup...
hidup tak berhenti disini
Jangan pernah menyerah kawan...JANGAN PERNAH !!!
Di negeri ku....tar ter tor bukan cuma bunyi petasan, tembak dan senapan mengacung sombong meletus menghujam daging dan darah anak pertiwi, yah...disana juga disini,meskipun kau bilang itu sebab,hal itu pulalah akibat...seperti kata seorang Profesor di koran ternama yang pernah ku baca...Reaksi itu adalah akibat ketamakan, ketidakadilan dan kesombongan manusia. Tentu tak dapat dibenarkan, karena yang direnggang adalah nyawa...yang belum pasti tahu menahu sebab musababnya.Di negeriku, bintang bergelimang perhiasan kabur, lari merantau ke luar negeri...dinikmati bule-bule asing yang kurang bersahabat,tidak berempati...tak mendengar lenguh,desahan lapar perut pribumi.
Di negeriku yang kaya ini...terkadang justru Otaknya saja dapat MoU,rakyat tetap menerima sisa,sampah sumpah serapah dan limbah kotor hujan peluru kemarin soreDi negeriku yang damai ini...pemberontakan sudah biasa, sarana berlatih yang baik...tentang ketangkasan dan keberanian menipu hati nurani kitaTentu dari pengalaman pula kita belajarBukan dari Laknat Tuhan yang sudah terlanjur jadi nyataIngatkah kita tiga Komando rakyat itu...Perjuangan, pengorbanan, persatuan itu kini terkoyak...Belum habis memang,...tapi...Ah apakah lagi-lagi terlambat...Ah lagi-lagi sudah (dianggap) biasa...
Menolehpun mereka tidak saat aku hidup... Kini saat ku mati..mereka berbondong menangisiku.....
Give thanks to Allah,
for the moon and the stars
prays in all day full,
what is and what was
take hold of your iman
dont givin to shaitan
oh you who believe please give thanks to Allah.
Thanks My Lord
Pililah sesuai hatimu....Karena kita punya hati....Boleh milih "Motor"Boleh milih "Kota di Jatim"Boleh milih "nek Menang"Boleh lah kita berbeda....Bukan kah kita tercipta bersuku-suku dan bangsa-bangsa yang pasti berbedaKita pria dan wanitaAsal masuk DPT kita boleh milih...So...Lets go to Rumble !!!
Lanjutkan dengan lebih cepat lebih baik program-program pro wong chilik... Ok Boz