skip to main |
skip to sidebar
To Prita ... not to accept the peace of OMNI, received the same reply with suicide, admit you're wrong. Because...where there is malpractice reviewed again this time, the code of medical ethics .. "etiche" etc. etc.Prita... please do not accepted. You give us the spirit to be a figure of resistance ... ... But dont be arrogant!Victim hospital "Uuuuhm ... do not know what should be called" ... his service ...., sullen nurse, guard ward snappy ... Huffffff. Health? EXPENSIVE!So .. if I had a stroke later ... I do not want to go to hospital, enough drinking water from Kyai, and then die ... My life is hard ... I want a simple die ...
(R.I.P)
Rembulan nanar melihat sayu di wajahmu....
ini bukan lagi siapa-siapa saja yang menyelewengkan dana, tapi tentang bagaimana mekanisme dijalankan....
Sebagai Gubernur BI, Menteri Keuangan, Menko Perekonomian atau bahkan Presiden...pasti punya kewenangan...Tidak ada kewenangan tanpa batas, tidak ada kekuasaan tanpa kontrol. Tapi kalau mereka berwenang mereka ya ngga' salah..Sebagai nasabah, pemegang saham atau pembawa lari kredit-kredit "bodong" itu.... mereka punya hak, ambisiusitas, kecerdikan, kejelian dalam mengambil peluang..memanfaatkan bunga bank yang begitu tinggi, menaruh uang untuk "laba" berjalan...menarik uang dengan PT-PT Palsu, asalkan itu legal (dalam arti tidak ketahuan, ya sah-sah saja)..paling tidak dijadikan pembenaran kalau mereka yang kaya-kaya itu lari (eh...minum wisky,senang-senang,foya-foya) ke singapura..(negara lain yang tak terjamah hukum kita).
Lalu kita pun memuji mereka sebagai KANCIL yang cerdik...lepas dari jeratan BUAYA bergigi tajam,apalagi CICAK-CICAK di dinding itu...Sebagai DPR,wakil rakyat,dewan yang terhormat,....eh...apa mereka nggak berfikir siapa yang berkuasa dimasa lalu...walau sedikit banyak saya melihat eksekutif mungkin terlibat, tapi siapa yang buanyak di parlemen, yang punya kepentingan politis dan ekonomis di masa itu...yang sekarang diam seribu bahasa, nggak terdengar....Sebagai awam...kita wajib mengikuti cerita ini...Mengontrol???eits..tunggu dulu.Dari mana kita bisa punya data yang "valid" wong kita ketemu Bosnya saja ndak pernah..ya bos ini ya bos itu...bukanya kita cuma nonton TV , duduk sambil sekali-sekali baca koran kemaren...ah Kita ini cuma rakyat...AWAM !!!! Ndak tahu lah...??!
dan tiba-tiba.. CASE CLOSED !!!