Formasi 4-2-3-1
Buffon,maicon,nesta,terry,maldini,essien,viera,
c.ronaldo,kaka,schweinsteiger,toni
Sub : v.den sar,skrtel,ramos,mascherano,xavi,
messi,totti,ibrahimovic
Buffon goelkeeper Timnas Italia ini cukup konsisten dalam karirnya, selalu ulet dan sulit ditakhlukan apalagi dalam kondisi one on one, walaupun agak lemah dalam antisipasi penalti, buffon tetap yang terbaik di posisinya. Sedangkan van den sar di posisi cadangan karena pengalaman, kematangan dan refleksnya yang luar biasa.
Di posisi Center Back, ada nesta dan john terry, nesta yang ahli dalam marking dan antisipasi bola-bola atas akan cocok dimainkan bersama terry yang terkenal sangat liat dan kokoh menjadi benteng terakhir dalam pertahanan. Terry dengan karakter dan komandonya di lini vital ini juga membuatnya menjadi seorang pemimpin alami.
(Dalam karirnya nesta pernah membuat striker-striker dengan skill istimewa termasuk ibrahimovic yang tahun ini masuk kandidat Balon d'Or, bermain seperti anak kecil ).
Kemudian di posisi ini juga ada skrtel, bek muda mantan pemain Zenit st. Petersburg yang cukup tangguh, baik sebagai sweeper maupun Center back murni. Dengan postur ideal dan tekel mematikan sekarang ia mulai dipercaya sebagai starting eleven di Liverpool.
Full back kanan maicon dan di kiri maldini, di kanan untuk orientasi strategi offensif dengan memaksimalkan tusukan-tusukan dari c.ronaldo bisa diimbangi dengan crossing-crossing akurat maicon, sedangkan di sisi kiri, maldini dengan pengalaman dan ketangguhannya menjadi palang pintu tak tergantikan.
Ada ramos sebagai subtitute, pemain ini mampu bermain di kanan dan kiri sama baiknya, determinasinya bahkan sering merepotkan barisan bertahan lawan, terkadang juga bisa menghasilkan gol lewat tendangan kerasnya yang akurat.
Dua gelandang jangkar, dengan posisi bergantian sebagai CMF dan DMF. Viera dengan postur menjulang 192cm/83kg dan skillfull bisa menjadi tandem yang komplet bersama essien yang bertenaga kuda.
Di barisan cadangan, ada nama-nama seperti mascherano dan xavi.Rotasi di lini ini mutlak diperlukan, menyesuaikan dengan lawan-lawan yang akan dihadapi. Semisal, duet viera dan xavi dimungkinkan ketika menghadapi musuh dengan zona permainan tertutup dan menggunakan pola ultra-defensif.Skill keduanya dalam menyerang,melepaskan umpan-umpan panjang dan terobosan bisa ikut membantu memecah kebuntuan.
Di posisi gelandang serang, ada tiga pemain inti dengan posisi tak sejajar dengan fungsi yang bermacam-macam. Cristiano ronaldo, dengan dribel istimewa dan lari yang cepat menjadikan pemain ini sangat berbahaya di zona penyerangan. Hal ini ditunjang juga dengan kemampuan headingnya yang cukup akurat, berguna dalam menyambut tendangan penjuru ataupun free kick. Model serangan dari kanan dengan pola menusuk langsung ke kotak penalti menjadi strategi yang sangat sesuai dengan karakternya.
Kaka, selain berperan sebagai pengatur irama permainan bila tim sedang tidak menggunakan xavi di posisi gelandang tengah juga merupakan tipe gelandang dengan keahlian final killer pass. Beroperasi di dua posisi penting, yaitu attacking mildfielder dan second striker.Gaya bermainnya yang unik dan cantik disebut pele, sang legenda sepak bola Brazil sebagai pemain yang hanya ada 50 tahun sekali.Hal itu jugalah yang membuatnya meraih pemain terbaik dunia pada tahun 2007.
Sementara Schweinsteiger di sisi kiri bisa menjadi penyeimbang di lini ini.Agresivitasnya sering membuahkan gol-gol penting yang sulit di duga.Sementara itu, messi bisa menjadi super-sub saat menghadapi lawan tangguh dan tim membutuhkan kreativitas dengan intensitas lebih tinggi.
Satu-satunya pemain yang mungkin bisa menggantikan kaka adalah Francesco totti, kapten roma ini memiliki intelegensia di atas rata-rata dengan skill komplit, bermain sangat baik sebagai striker maupun playmaker.
Di posisi Center foward kemampuan luca toni tidak perlu diragukan lagi. Mantan pemain fiorentina yang sekarang bermain untuk bayern munchen ini merupakan tipe striker finisher.Heading akurat,sepakan keras,kemampuan positioning istimewa membuatnya sangat berbahaya di kotak penalti lawan, ada yang menggambarkanya seperti gabungan antara striker legendaris italia Rossi dan mantan pemain belanda di era 90 an yang sekarang melatih ajax, Van Basten.
Ibrahimovic menjadi pengganti yang sepadan, bahkan penyerang internazionale milan ini dalam beberapa situasi bisa juga menjadi duet yang menakutkan di lini depan bersama Toni.
Ok....it's my team. how 'bout U ????
Sabtu, 22 November 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar